mahasiswi Jatinangor
Kamis, 24 Oktober 2013
Selasa, 22 Oktober 2013
Alfaonline belanja online murah
alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-
alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-
alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-
Kamis, 14 Juni 2012
Gedung Rektorat Unpad di Jatinangor Dibobol
Gedung Rektorat Unpad di Jatinangor Dibobol
JATINANGOR (GM) – Dua ruangan di gedung rektorat Universitas Padjadjaran (Unpad), Jatinangor, Kab. Sumedang, yakni ruangan kepala biro keuangan dan ruangan bagian dana masyarakat dibobol maling, Rabu (13/6) dini hari.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun “GM” di tempat kejadian perkara (TKP), pembobolan ruangan tersebut diperkirakan dilakukan lebih dari dua orang pelaku. Kawanan maling diduga masuk melalui pintu ruangan utama, karena ada kunci yang rusak akibat dicongkel. “Di pintu utama, ada bekas congkelan,” kata salah seorang karyawan Unpad.
Ia merasa heran mengapa gedung tersebut bisa dibobol padahal dijaga ketat satpam di bawah koordinator PT Sentri. “Seluruh ruangan dikunci dan dijaga satpam. Tapi, maling bisa masuk,” kata salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui penanggung jawab ruangan, Saeri (40) pukul 07.00 WIB. Saeri yang bertugas membuka pintu ruangan kantor kepala biro keuangan kaget karena pintu sudah terbuka lebar. “Saat akan saya buka, ternyata pintu sudah terbuka dan ruangan berantakan, termasuk brankas berisi uang sudah terbuka,” kata Saeri di hadapan petugas.
Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Suparma didampingi Kapolsek Jatinangor, AKP Rikky Aries Setiawan kepada wartawan, Kamis (14/6), mengatakan, peristiwa pembobolan tersebut sedang dalam proses penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kami masih mendalami kasus ini. Dalam aksi pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 95 juta yang disimpan di dalam brankas ruangan bagian dana masyarakat,” kata Suparma.
JATINANGOR (GM) – Dua ruangan di gedung rektorat Universitas Padjadjaran (Unpad), Jatinangor, Kab. Sumedang, yakni ruangan kepala biro keuangan dan ruangan bagian dana masyarakat dibobol maling, Rabu (13/6) dini hari.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun “GM” di tempat kejadian perkara (TKP), pembobolan ruangan tersebut diperkirakan dilakukan lebih dari dua orang pelaku. Kawanan maling diduga masuk melalui pintu ruangan utama, karena ada kunci yang rusak akibat dicongkel. “Di pintu utama, ada bekas congkelan,” kata salah seorang karyawan Unpad.
Ia merasa heran mengapa gedung tersebut bisa dibobol padahal dijaga ketat satpam di bawah koordinator PT Sentri. “Seluruh ruangan dikunci dan dijaga satpam. Tapi, maling bisa masuk,” kata salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui penanggung jawab ruangan, Saeri (40) pukul 07.00 WIB. Saeri yang bertugas membuka pintu ruangan kantor kepala biro keuangan kaget karena pintu sudah terbuka lebar. “Saat akan saya buka, ternyata pintu sudah terbuka dan ruangan berantakan, termasuk brankas berisi uang sudah terbuka,” kata Saeri di hadapan petugas.
Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Suparma didampingi Kapolsek Jatinangor, AKP Rikky Aries Setiawan kepada wartawan, Kamis (14/6), mengatakan, peristiwa pembobolan tersebut sedang dalam proses penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kami masih mendalami kasus ini. Dalam aksi pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 95 juta yang disimpan di dalam brankas ruangan bagian dana masyarakat,” kata Suparma.
Senin, 11 Juni 2012
Kepulangan Jasad Teten Disambut Isak Tangis
Kepulangan Jasad Teten Disambut Isak Tangis
JATINANGOR (12/6) – Jasad pembuat senjata api jenis FN, Deni Dahlan alias Teten (40) warga Dusun Cipacing, RT 02/RW 04, Desa Cibeusi, Kec. Jatinangor, yang ditembak mati jajaran Resmob Polda Metro Jaya, Kamis lalu (7/6), disambut isak tangis keluarga dan warga Desa Cibeusi. Jasad Teten diantarkan oleh mobil ambulans dari RS Polri Kramat Jati Jakarta setelah menjalan otopsi, dan tiba di rumah duka pada Sabtu (9/6) sekitar pukul 04.00 dini hari. Sebelum jasad Teten dikebumikan di TPU Desa Cibeusi, ratusan warga Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, larut dalam duka.
Kepala Desa Cibeusi, H. Suryana, mengatakan, Teten adalah salah seorang warga yang baik di mata masyarakat, sehingga dalam pemakamannya saja hampir semua warga Cipacing ikut mengantar. “Dia adalah salah seorang pengrajin senapan yang baik di mata masyarakat dan mempunyai jiwa sosial yang tinggi,” tuturnya.
Sementara itu, Cucu Suryaman (38), keluarga korban mengatakan bahwa keluarga akan menuntut atas kematian Teten, pasalnya keluarga tidak menerima jika Teten harus ditembak mati. “Apa tidak ada cara lain, seharusnya almarhum tidak ditembak mati, itu tidak manusiawi, setahu saya pas penangkapannya di Pom Bensin Cipacing, ia sudah menyerahkan diri dan pasrah, tetapi kenapa harus ditembak mati,” pungkasnya. (amn)***
Sumber : KabarPriangan
1 new tweet
JATINANGOR (12/6) – Jasad pembuat senjata api jenis FN, Deni Dahlan alias Teten (40) warga Dusun Cipacing, RT 02/RW 04, Desa Cibeusi, Kec. Jatinangor, yang ditembak mati jajaran Resmob Polda Metro Jaya, Kamis lalu (7/6), disambut isak tangis keluarga dan warga Desa Cibeusi. Jasad Teten diantarkan oleh mobil ambulans dari RS Polri Kramat Jati Jakarta setelah menjalan otopsi, dan tiba di rumah duka pada Sabtu (9/6) sekitar pukul 04.00 dini hari. Sebelum jasad Teten dikebumikan di TPU Desa Cibeusi, ratusan warga Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, larut dalam duka.
Kepala Desa Cibeusi, H. Suryana, mengatakan, Teten adalah salah seorang warga yang baik di mata masyarakat, sehingga dalam pemakamannya saja hampir semua warga Cipacing ikut mengantar. “Dia adalah salah seorang pengrajin senapan yang baik di mata masyarakat dan mempunyai jiwa sosial yang tinggi,” tuturnya.
Sementara itu, Cucu Suryaman (38), keluarga korban mengatakan bahwa keluarga akan menuntut atas kematian Teten, pasalnya keluarga tidak menerima jika Teten harus ditembak mati. “Apa tidak ada cara lain, seharusnya almarhum tidak ditembak mati, itu tidak manusiawi, setahu saya pas penangkapannya di Pom Bensin Cipacing, ia sudah menyerahkan diri dan pasrah, tetapi kenapa harus ditembak mati,” pungkasnya. (amn)***
Sumber : KabarPriangan
Leave a Reply
.
Follow us
Jatinangorku Kepulangan Jasad Teten, Warga Jatinangor Pengrajin Senapan Angin, Disambut Isak Tangis bit.ly/KysohH #JtrNews 12 minutes ago · reply · retweet · favorite
hamaswidiasti Nama kosan ini apa min ? RT @Jatinangorku: #InfoKost Fas: ukuran 3 x 3,5 m, Kmr Mandi dlm, Tempat Tidur, Meja Belajar, Lemari, 5jt/th. 11 minutes ago · reply · retweet · favorite
pirmaan @Jatinangorku minta info kosan bulanan cwo didaerah ciseke besar/kecil. Thx 5 minutes ago · reply · retweet · favorite
nunafandi Siippp bos , RT @saskiakusuma: @nunafandi baca aja tuh ada cp nya. Kamu follow jatinangorku 4 minutes ago · reply · retweet · favorite
rahmaniaindy Dmn tmptnya? RT @Jatinangorku: RT @spicaarumning: #InfoKost BANGUNAN BARU. Kamar Mandi dlam, spring (cont) tl.gd/hq6av8 about 1 minute ago · reply · retweet · favorite
Minggu, 10 Juni 2012
Jumlah Keluarga Miskin di Sumedang Bertambah
Jumlah Keluarga Miskin di Sumedang Bertambah
JATINANGOR, TRIBUN – Jumlah keluarga miskin di Sumedang bertambah. Saat ini jumlah rumah tangga miskin (RTM) menjadi 88.432 dari sebelumnya 83.032 RTM.
Pertambahan data RTM tersebut berdasarkan hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2011.
“Hasil PPLS yang dilakukan BPS tahun 2011 itu jumlah RTM bertambah menjadi 5.400 keluarga atau meningkat sekitar 6,5 persen,” kata Asisten Ekonomi Pemkab Sumedang Dede Hermasah, Minggu (10/6).
RTM itu tersebar di 17 kecamatan, sementara di sembilan kecamatan lainnya justru RTM berkurang. Di Kecamatan Sumedang Selatan berkurang 832 RTM, Sumedang Utara (1.503), Cimalaka (745), Tanjungmedar (181), Paseh (234), Situraja (9), Rancakalong (316), Tanjungsari (579) dan Jatinangor (606).
Karena ada jumlah RTM yang bertambah dan berkurang di kecamatan, maka akan berdampak pada penyaluran raskin. “Untuk sembilan kecamatan itu jatah raskin pasti berkurang karena RTM-nya berkurang. Sedangkan 17 kecamatan akan ada penambahan karena RTM juga bertambah,” katanya.
Perubahan penyaluran raskin itu akan dimulai Juli hingga Desember 2012. “Mulai Juli raskin akan disalurkan untuk 88.432 keluarga mendapat 15 kilogram dan harga tetap Rp 1.600 dari titik disribusi,” katanya.
Namun, para kepala desa yang ada di sembilan kecamatan yang mengalami pengurangan jatah raskin memrotesnya. Mereka mengakau tidak sanggup untuk mengelola raskin jika terjadi pengurangan karena masyarakat yang biasanya menerima kemudian tidak menerima akan marah.(*)
Penulis : std
Editor : rie
Sumber : tribun
No comments yet.
Leave a Reply
.
Follow us
teta_moni Kalo di caringin pagi2 suka ada jey.. RT @bajey: @Jatinangorku kalau mau sol sepatu di nangor di mana ya? RT dong min. 48 minutes ago · reply · retweet · favorite
arifmulizar @bajey @Jatinangorku kejar..cari sampe dapet 30 minutes ago · reply · retweet · favorite
rennynovi @Jatinangorku ada tempat jualan cake atau cupcakes yg bisa delivery? 25 minutes ago · reply · retweet · favorite
Jatinangorku Jumlah Keluarga Miskin di Sumedang Bertambah bit.ly/KeNxCP #JtrNews 24 minutes ago · reply · retweet · favorite
Jatinangorku Di Jatinangor Terdapat 606 Rumah Tangga Miskin bit.ly/KeNxCP #JtrNews 23 minutes ago · reply · retweet · favorite
Jatinangorku #KulJtr Paket Ayam Penyet Bumbu Merah @SAREBO_cafe ,cuma Rp. 17.500. Call 022-69747483 yfrog.com/i3m67ej 23 hours ago · reply · retweet · favorite
Rabu, 30 Mei 2012
Politisi Jatinangor Daftar Cabup Sumedang dari PDIP
Politisi Jatinangor Daftar Cabup Sumedang dari PDIP
JATINANGOR (GM) – Anggota DPRD Kabupaten Sumedang yang juga politisi PDIP Kab. Sumedang, Dadang Rohmawan secara resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Sumedang periode 2013-2018 dari PDIP, Selasa (29/5).
Para pendukung dan tim sukses sebelum bertolak ke kantor DPC PDI Perjuangan Kab. Sumedang terlebih dulu membentangkan poster dan mendapat perhatian para pedagang serta ada juga pedagang yang turut serta mendampingi Dadang saat mengambil formulir pendaftaran.
Puluhan warga yang berasal dari berbagai komunitas mengiringi tim sukses Dadang dalam pengambilan formulir, di antaranya Paguyuban Warga Jatinangor (PWJ), Komunitas Peduli Sampah Jatinangor (KPSJ), Gabungan Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (GOBSI) Kahatek, pedagang Pasar Jatinangor, Komite Masyarakat Peduli Lingkungan (KMPL) Jabar, dan puluhan kader PAC PDIP Jatinangor.
Dadang Rohmawan menyatakan, alasan dirinya maju pada Pilkada Sumedang nanti karena mendapat dorongan dari berbagai komunitas masyarakat yang berada di Sumedang.
Sumber : klik-galamedia
JATINANGOR (GM) – Anggota DPRD Kabupaten Sumedang yang juga politisi PDIP Kab. Sumedang, Dadang Rohmawan secara resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Sumedang periode 2013-2018 dari PDIP, Selasa (29/5).
Para pendukung dan tim sukses sebelum bertolak ke kantor DPC PDI Perjuangan Kab. Sumedang terlebih dulu membentangkan poster dan mendapat perhatian para pedagang serta ada juga pedagang yang turut serta mendampingi Dadang saat mengambil formulir pendaftaran.
Puluhan warga yang berasal dari berbagai komunitas mengiringi tim sukses Dadang dalam pengambilan formulir, di antaranya Paguyuban Warga Jatinangor (PWJ), Komunitas Peduli Sampah Jatinangor (KPSJ), Gabungan Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (GOBSI) Kahatek, pedagang Pasar Jatinangor, Komite Masyarakat Peduli Lingkungan (KMPL) Jabar, dan puluhan kader PAC PDIP Jatinangor.
Dadang Rohmawan menyatakan, alasan dirinya maju pada Pilkada Sumedang nanti karena mendapat dorongan dari berbagai komunitas masyarakat yang berada di Sumedang.
Sumber : klik-galamedia
Langganan:
Postingan (Atom)